BKSN 2020 – Pendalaman Iman Katolik Kamis 10 September 2020

702 views

BKSN 2020 – Pendalaman Iman Katolik Kamis 10 September 2020

Tema: Yesus Adalah Anak Manusia, Raja Kerajaan Surga

Sub Tema: Mengasihi Allah Lewat Sesama

Lagu Pembuka:PS  684 atau lagu lain yang sesuai.

Tanda Salib dan Salam

P   Dalam nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus.

U  Amin.

P   Tuhan beserta kita.

U  Sekarang dan selama lamanya.

Pengantar

Bapak/ibu/saudara-saudari dan anak-anak yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. Kita kembali berkumpul untuk mendengarkan dan mendalami Sabda Allah. Saat ini kita akan mendalami tema: “Yesus Adalah Anak Manusia, Raja Kerajaan Surga” dan Sub Tema: “Mengasihi Allah Lewat Sesama” Kita akan mendalami teks-teks Kitab Suci yang berisi tentang mengasihi. Bagaimana kita harus mengasihi? Siapa yang harus kita dengarkan, kita teladani dalam hidup kita? Dan sikap seperti apa yang harus kita buat terhadap sesama kita? Seperti apa kita akan dihakimi?

Doa Pembuka

  1. Marilah berdoa: Allah Bapa Yang Maha Pengasih, puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu karena segala berkat-Mu, terutama karena Engkau telah mengumpulkan kami di tempat ini. Kami mohon kepada-Mu ya Allah, utuslah Roh Kudus-Mu kepada kami, untuk menerangi pikiran kami akan semua kebenaran dan menggerakkan hati kami, menuju segala kebaikan, seperti yang telah dijanjikan oleh Putra-Mu Tuhan kami bila kami berdoa pada-Mu atas nama-Nya. Amin.

Pembacaan Kitab Suci

Pemandu meminta membaca teks per alinea, satu orang satu alinea, dengan suara lantang dan tidak tergesa-gesa. Peserta yang lain mendengarkan dengan penuh perhatian sambil mengikutinya dalam Kitab Suci masing-masing.

  1. 1 Kor 8:1b-7, 11-13;
  2. Luk 6:27-38

Pendalaman

Pemandu meminta semua membaca kembali teks Kitab Suci sambil memperhatikan pertanyaan di bawah ini. Petugas meminta agar umat menemukan jawaban dalam perikopa yang sudah dibacakan dan menuliskannya.

  1. Apa yang dikatakan Yesus kepada Kita? (ay. 27)
  2. Bagaimana seharusnya sikap kita terhadap musuh? (ay. 35)
  3. Siapa yang harus kita teladani dalam hidup ini? (ay. 36)
  4. Bagaimana kita akan dihakimi? (ay. 38)

 

Penjelasan

Pemandu menyampaikan penjelasan di bawah ini.

  1. Perikopa ini menyatakan bahwa Allah adalah Kasih. Kasih-Mengasihi adalah kata yang indah dan membuat hati damai-bahagia. Kedamaian dan kebahagian sangat dikehendaki Allah, maka Allah mengutus Yesus Putra-Nya untuk kita manusia yang berdosa. Yesus mengajarkan kasih kepada kita dengan berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kami.
  2. Allah menghendaki agar kita bisa mengasihi musuh, berbuat baik dan tidak meminta balasan kepada mereka yang meminjam apapun dari kita. Jika kita bisa berbuat demikian maka kita menjadi anak Allah.
  3. Allah Bapa adalah murah hati maka kita hendaknya seperti Bapa. Untuk bisa mengasihi kita harus mempunyai hati yang seperti Bapa miliki yaitu MURAH HATI.
  4. Kemurahan hati Allah Bapa sangatlah jelas dalam hal menghakimi. Penghakiman yang Bapa berikan sangatlah adil. Bapa menghakimi berdasarkan apa yang kita buat kepada saudara kita. Sebab ukuran yang kita pakai untuk mengukur, itulah yang akan dipakai oleh Bapa kepada kita. Dalam kata lain, jika kita menghakimi saudara kita maka Bapa pun akan menhakimi kita. Dan jika kita menghukum saudaramu maka kita pun akan dihukum. Dan seterusnya.

 

Pesan dan Penerapan

Pemandu menyampaikan pesan yang diambil dari bacaan yang telah direnungkan berikut ini:

  • Kita harus selalu ingat bahwa Allah adalah Kasih. Allah mengasihi kita dan menghendaki kita berbahagia di surga bersama Dia selamanya.
  • Kita sebagai orang Katolik percaya akan sabda Allah. Kita menerima Yesus Putra-Nya. Untuk mengetahui dan melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya maka kita harus rajin membaca Kitab Suci serta merenungkannya.
  • Dengan membaca dan merenungkannya maka kita pun akan mengasihi sesama. Kasih itu bukan soal kata atau lidah, tetapi soal perbuatan. Orang yang mengasihi sesama menghendaki orang yang dikasihinya berbahagia dan ia berani berkurban demi kebahagiaan orang yang dikasihinya itu.

Doa Umat

Setelah mendengarkan pesan dari Allah melalui Sabda yang tertulis dalam Kitab Suci, semua diajak menanggapi Sabda itu dengan doa. Pemandu mengajak semua untuk mempersiapkan doa secara tertulis (spontan) sebagai tanggapan atas Sabda yang baru didengarkan. Doa itu bisa berupa pujian, syukur, permohonan, niat, dan sebagainya, dan semuanya berkaitan dengan tema yang direnungkan dalam pertemuan ini. Kemudian satu demi satu diminta untuk membacakan doa yang telah dituliskan. Setelah semua menyampaikan doa, petugas mengajak para peserta untuk mendoakan “Bapa Kami.”

Doa Penutup

  1. Marilah berdoa: Allah Bapa Yang Maha Pengasih, kami bersyukur atas Sabda-Mu yang telah kami dengarkan dalam pertemuan ini. Engkau juga telah mengutus Yesus Kristus Putera-Mu, menjadi manusia. Dia hidup dan berkembang dalam keluarga serta menjadi pusat persaudaraan kami. Roh Kudus-Mu menjadikan kami putra-putri-Mu sendiri. Kami mohon, agar kami pada waktu yang baik maupun sedang berbeban berat, mengalami pendampingan-Mu dengan saling meneguhkan. Peliharalah dalam diri kami rasa syukur dan kesediaan untuk saling mengampuni. Berilah agar semangat persaudaraan kami diwarnai oleh saling menghormati dan mengasihi, sehingga gambaran kasih-Mu kepada umat manusia dinyatakan melalui hidup kami. Kini dan sepanjang segala masa. Amin.

Tanda Salib

P   Dalam nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus.

U  Amin.

Lagu Pengutusan: PS 695 atau lagu lain yang sesuai.

One thought on “BKSN 2020 – Pendalaman Iman Katolik Kamis 10 September 2020

  1. Semoga dapat membantu keluar dari krisis lman dan ldentitas dan dapat ikut berbagi dalam Pewartaan kabar baik lnjil karena mengetahui cara-cara/langkah-langkah yang diambil.TYM.🙏

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *