Renungan Harian Katolik Minggu 21 Juni 2020

2,497 views

Renungan Harian Katolik Kalender Liturgi Minggu 21 Juni 2020
Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I  Yer 20:10-13
Aku, Yeremia,  telah mendengar bisikan banyak orang,   “Kegentaran datang dari segala jurusan!  Adukanlah dia! Mari kita mengadukan dia!”  Semua sahabat karibku mengintai apakah aku tersandung jatuh.  Kata mereka, “Barangkali ia membiarkan dirinya dibujuk, sehingga kita dapat mengalahkan dia  dan dapat melakukan pembalasan kita terhadap dia!”  Tetapi Tuhan menyertai aku seperti pahlawan yang gagah,  sebab itu orang-orang yang mengejar aku akan tersandung jatuh,  dan mereka tidak dapat berbuat apa-apa.  Mereka akan menjadi malu sekali, sebab mereka tidak berhasil, suatu noda yang selama-lamanya tidak akan terlupakan!  Ya Tuhan semesta alam, yang menguji orang benar, yang melihat batin dan hati, biarlah aku melihat pembalasan-Mu terhadap mereka, sebab kepada-Mulah kuserahkan perkaraku.  Menyanyilah untuk Tuhan, pujilah Dia!  Sebab ia telah melepaskan nyawa orang miskin dari tangan orang-orang yang berbuat jahat.
Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan  Mzm 69:8-10.14.17.33-35
Demi kasih setia-Mu yang besar,  jawablah aku, ya Tuhan.
*Tuhan, karena Engkaulah aku menanggung cela,  karena Engkaulah noda meliputi mukaku. Aku telah menjadi orang luar bagi saudara-saudaraku, menjadi orang asing bagi anak-anak ibuku;  sebab cinta untuk rumah-Mu menghanguskan aku, dan kata-kata yang mencela Engkau telah menimpa aku.
*Tetapi aku, aku berdoa kepada-Mu, ya Tuhan,  aku memohon pada waktu Engkau berkenan, ya Allah;  demi kasih setia-Mu yang besar jawablah aku  dengan pertolongan-Mu yang setia!  Jawablah aku, ya Tuhan, sebab baiklah kasih setia-Mu,  berpalinglah kepadaku menurut rahmat-Mu yang besar!
*Lihatlah, hai orang-orang yang rendah hati, dan bersukacitalah; biarlah hatimu hidup kembali, hai kamu yang mencari Allah!  Sebab Tuhan mendengarkan orang-orang miskin, dan tidak memandang hina orang-orang-Nya dalam tahanan. Biarlah langit dan bumi memuji-muji Dia,  lautan dan segala yang bergerak di dalamnya.

Bacaan II  Rom 5:12-15
Saudara-saudara,  dosa telah masuk ke dalam dunia lantaran satu orang, dan karena dosa itu masuklah juga maut. Demikianlah maut telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.  Sebab sebelum hukum Taurat ada, di dunia ini telah ada dosa.  Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan  kalau tidak ada hukum Taurat. Sungguhpun demikian, dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa  maut telah berkuasa juga atas mereka  yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama seperti yang telah dibuat oleh Adam,  yang adalah gambaran dari Dia yang akan datang. Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang itu  semua orang telah jatuh dalam kuasa maut,  jauh lebih besarlah kasih dan karunia Allah,  yang dilimpahkan-Nya atas semua orang lantaran satu orang, yaitu Yesus Kristus.
Demikianlah sabda Tuhan.

Bait Pengantar Injil  Yoh 15:26b.27a
Roh Kebenaran, yang keluar dari Bapa, akan bersaksi tentang Aku;  tetapi kamu juga harus bersaksi.

Bacaan Injil  Mat 10:26-33
Sekali peristiwa  Yesus bersabda kepada kedua belas murid-Nya, “Janganlah kamu takut terhadap mereka yang memusuhimu,  karena tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka,  dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui.  Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap,  katakanlah dalam terang;  dan apa yang dibisikkan ke telingamu,  beritakanlah dari atas atap rumah.  Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang hanya dapat membunuh tubuh,  tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa;  tetapi takutlah Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.  Bukankah burung pipit dijual seduit dua ekor?  Namun tak seekor pun dari padanya  akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.  Dan kamu, rambut kepalamu pun semuanya telah terhitung.  Sebab itu janganlah kamu takut,  karena kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit.  Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia,  akan Kuakui di depan Bapa-Ku yang di surga.  Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia,  dia akan Kusangkal juga di depan Bapa-Ku yang di surga.”
Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan.

Suami istri berdebat tentang penempatan sebuah lukisan Yesus dirumahnya. Suaminya ingin agar lukisan tersebut ditempatkan diruang tamu. Akan tetapi, istrinya merasa takut dan malu kalau orang yang beragama lain datang dan melihat lukisan tersebut. Namun akhirnya sang istri mengikuti kehendak suaminya.  Beberapa lama kemudian, sang istri merasakan bahwa ternyata lukisan Yesus diruang tamu tersebut membawa sesuatu yang baik bagi tamu yang datang. Seorang tamu berkomentar demikian, “Saya merasakan kedamaian ketika masuk kerumah ini dan memandang lukisan ini”  Dalam Injil hari ini, Yesus meneguhkan para murid-Nya. Yesus mengajak mereka untuk tetap setia dan tidak takut menjadi murid Yesus. Ada banyak tantangan yang mereka hadapi namun mereka harus tetap taat dan setia menjadi seorang murid. Yesus bersabda “Dan janganlah kalian takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa. Tetapi takutilah Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh didalam neraka” Yesus tahu apa yang menghantui pikiran dan merasuki hati para murid-Nya. Karena itu,  Ia meneguhkan mereka dengan menunjukkan cara mengatasi ketakutan, yakni agar para murid tidak memusatkan perhatian pada kenyataan sekarang dan disini, tetapi segalanya harus diarahkan kepada kedatangan Kerajaan Allah.

Butir permenungan.

Kita sadar bahwa ketakutan merupakan suatu kekuatan yang maha dahsyat. Ketakutan dapat membuat kita panik, seperti juga sering dialami oleh banyak orang Kristiani saat  ini. Mereka malu akan iman mereka dan takut untuk menunjukkannya. Hari ini Yesus mengajak kita untuk mengatasi ketakutan tersebut dengan ketakutan yang lebih besar, yang disebut takut akan Allah. Takut akan Allah merupakan solusi terhadap ketakutan akan kehilangan diri sendiri. Ketakutan akan Allah akan membimbing kita kepada kematangan iman , kebijaksanaan dan pengadilan yang benar serta akan membebaskan kita dari tirani dosa, kejahatan dan tipu muslihat setan.   “Takutlah akan Tuhan, hai orang orang –Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia, Marilah anak anak , dengarkanlah Aku, takut akan Tuhan akan Kuajarkan kepadamu” (Mzm 34:10.12)

 Doa.

Ya Yesus yang mahabaik, dulu Engkau mengutus para rasul untuk mewartakan Injil,  Sekarang , Engkau mengutus kami umat-Mu, jadikanlah kami pewarta Sabda-Mu yang taat dan setia . Amin.

Roh Kebenaran, yang keluar dari Bapa, akan bersaksi tentang Aku; tetapi kamu juga harus bersaksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *