Renungan Harian Katolik Sabtu 15 Agustus 2020

995 views

Renungan Harian Katolik Kalender Liturgi Sabtu 15 Agustus 2020
Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I  Yeh 18:1-10.13b.30-32

Yeh 18:1 Maka datanglah firman TUHAN kepadaku:
Yeh 18:2 “Ada apa dengan kamu, sehingga kamu mengucapkan kata sindiran ini di tanah Israel: Ayah-ayah makan buah mentah dan gigi anak-anaknya menjadi ngilu?
Yeh 18:3 Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, kamu tidak akan mengucapkan kata sindiran ini lagi di Israel.
Yeh 18:4 Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah maupun jiwa anak Aku punya! Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati.
Yeh 18:5 Kalau seseorang adalah orang benar dan ia melakukan keadilan dan kebenaran,
Yeh 18:6 dan ia tidak makan daging persembahan di atas gunung atau tidak melihat kepada berhala-berhala kaum Israel, tidak mencemari isteri sesamanya dan tidak menghampiri perempuan waktu bercemar kain
Yeh 18:7 tidak menindas orang lain, ia mengembalikan gadaian orang, tidak merampas apa-apa, memberi makan orang lapar, memberi pakaian kepada orang telanjang,
Yeh 18:8 tidak memungut bunga uang atau mengambil riba, menjauhkan diri dari kecurangan, melakukan hukum yang benar di antara manusia dengan manusia,
Yeh 18:9 hidup menurut ketetapan-Ku dan tetap mengikuti peraturan-Ku dengan berlaku setia?ialah orang benar, dan ia pasti hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH.
Yeh 18:10 Tetapi kalau ia melahirkan seorang anak yang menjadi perampok, dan yang suka menumpahkan darah atau melakukan salah satu dari hal-hal itu

Yeh 18:13 memungut bunga uang dan mengambil riba, orang yang demikian tidak akan hidup. Segala kekejian ini dilakukannya, ia harus mati; darahnya tertimpa kepadanya sendiri.

Yeh 18:30 Oleh karena itu Aku akan menghukum kamu masing-masing menurut tindakannya, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bertobatlah dan berpalinglah dari segala durhakamu, supaya itu jangan bagimu menjadi batu sandungan, yang menjatuhkan kamu ke dalam kesalahan.
Yeh 18:31 Buangkanlah dari padamu segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku dan perbaharuilah hatimu dan rohmu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?
Yeh 18:32 Sebab Aku tidak berkenan kepada kematian seseorang yang harus ditanggungnya, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Oleh sebab itu, bertobatlah, supaya kamu hidup!”

Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan  Mzm 51:12-15.18-19
Ciptakanlah hati murni dalam diriku, ya Allah.
*Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah,  dan baharuilah semangat yang teguh dalam batinku.  Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu,  dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
*Berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu,  dan teguhkanlah  roh yang rela dalam diriku.  Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu  kepada orang-orang durhaka, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.
*Tuhan, Engkau tidak berkenan akan kurban sembelihan; dan kalaupun kupersembahkan kurban bakaran,  Engakau tidak menyukainya.
Persembahanku kepada-Mu ialah jiwa yang hancur;  hati yang remuk redam tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.

Bait Pengantar Injil  Mat 11:25
Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi,  sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.

Bacaan Injil  Mat 19:13-15

Mat 19:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
Mat 19:14 Tetapi Yesus berkata: “Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.”
Mat 19:15 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

Demikianlah Injil Tuhan

Renungan Katolik

Dalam Injil hari ini , Yesus membiarkan anak anak datang kepada-Nya, sebab orang orang seperti mereka mempunyai Kerajaan Surga. Lalu, Yesus meletakkan tangan atas mereka . Tindakan Yesus yang menerima anak anak kecil dan memberkati mereka menunjukkan kepada kita sifat kebapaan Allah yang Maharahim tampak dalam diri Yesus. Seperti seorang ayah yang rindu dan sayang kepada anak anaknya, demikian juga Yesus  rindu menerima kita untuk datang kepada-Nya. Kalau kita mau datang kepada Yesus maka Ia pasti bersedia untuk menerima dan memberkati kita. Lalu, mengapa Yesus mengatakan bahwa orang seperti anak anak kecil yang mempunyai Kerajaan Surga?  Hati seorang anak kecil yang juga adalah milik kita dulu bisa membantu untuk bertumbuh dalam mengimani Yesus dalam kehidupan beriman. Anak kecil itu biasanya menyenangkan hati bapa dan ibunya. Oleh karena itu, kehadiran anak kecil dalam sebuah keluarga menjadi hadiah yang menyenangkan . Memang , seringkali tingkah lakunya menjengkelkan  tetapi seketika itu juga sikapnya yang polos meluluhkan kemarahan orang tuanya. Kehadirannya mendatangkan rasa sukacita bagi keluarga. Apa yang membuat mereka demikian? Pertama tama , tentu bukan karena mereka secara fisik kecil tetapi terlebih karena sifatnya yang polos dan bergantung sepenuhnya kepada orang tuanya. Hidup kita sebagai orang beriman juga akan berkenan kepada Allah jika kita bersikap dengan suci murni kepada Allah. Iman yang murni itu berarti percaya sepenuhnya pada penyelenggaraan Allah dalam hidup. Ia tidak mendua hati apalagi cenderung untuk mencobai Allah . Anak kecil selalu mengandalkan orangtuanya. Inilah beriman pada Yesus , yaitu selalu percaya  dan mengandalkan Yesus.

Butir permenungan.

Dengan ini, tentu Yesus tidak meminta kita untuk beriman kekanak kanakan, tetapi Yesus membutuhkan sikap seperti seorang anak yang percaya sepenuhnya dengan penyelenggaraan Allah dalam hidup ini.  Bersukacita setiap saat sebab kita percaya sepenuhnya semua akan baik baik saja karna masih ada Yesus yang sangat baik dan berkuasa. Beranikah kita beriman seperti seorang anak kecil dihadapan Allah?

Doa.

Allah Bapa Mahakudus, kami bersyukur, bahwasanya Engkau telah berkenan membuka pintu Kerajaan Surga bagi kami dengan perantaraan Yesus Putra-Mu  terkasih . Semoga kami mengakui , bahwa Dialah jalan , kehidupan dan kebenaran kami dalam segala tingkah laku kami.  Amin.

Terpujilah Engkau, Bapa, Tuhan langit dan bumi,  sebab misteri kerajaan Kaunyatakan kepada kaum sederhana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *