Renungan Harian Katolik Sabtu 25 April 2020

680 views

Renungan Harian Katolik Kalender Liturgi Sabtu 25 April 2020
Warna Liturgi: Merah

Bacaan I   1Ptr 5:6b-14
Saudara-saudara terkasih,  rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain,  sebab “Allah menentang orang yang congkak,  tetapi mengasihi orang yang rendah hati.”  Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat,  supaya pada waktunya kamu ditinggikan-Nya oleh-Nya.  Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Dialah yang memelihara kamu. Sadarlah dan berjaga-jagalah!  Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling  sama seperti singa yang mengaum-aum  dan mencari orang yang dapat ditelannya.  Lawanlah dia dengan iman yang teguh,  sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia  menanggung penderitaan yang sama.  Dan Allah, sumber segala kasih karunia,  yang telah memanggil kamu dalam Kristus  kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan   dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.  Dialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya. Amin. Dengan perantaraan Silwanus,  yang kuanggap sebagai seorang saudara yang dapat dipercaya,  aku menulis dengan singkat kepada kamu  untuk menasihati dan meyakinkan kamu,  bahwa kasih karunia ini benar-benar datang dari Allah.  Berdirilah dengan teguh di dalamnya!  Salam kepada kamu sekalian  dari kawanmu terpilih yang di Babilon,  dan juga dari Markus, anakku.  Berilah salam seorang kepada yang lain  dengan cium yang kudus.  Damai sejahtera menyertai kamu sekalian  yang berada dalam Kristus. Amin.
Demikanlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan  Mzm 89:2-3.6-7.16-17
Kasih setia-Mu, ya Tuhan, hendak kunyanyikan selama-lamanya.
*Aku hendak menyanyikan kasih setia Tuhan selama-lamanya,  hendak menuturkan kesetiaan-Mu turun-temurun.  Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya;  kesetiaan-Mu tegak seperti langit.
*Sebab itu langit bersyukur  karena keajaiban-keajaiban-Mu, ya Tuhan,
bahkan karena kesetiaan-Mu di antara jemaat orang-orang kudus.  Sebab siapakah di angkasa yang sejajar dengan Tuhan,  Siapakah di antara penghuni surga yang sama seperti Tuhan?
*Berbahagialah bangsa yang tahu bersorak-sorai,  ya Tuhan, mereka hidup dalam cahaya wajah-Mu;  karena nama-Mu mereka bersorak-sorai,  dan karena keadilan-Mu mereka bermegah-megah.

Bait Pengantar Injil  1Kor 1:23-24
Kami memberitakan Kristus yang tersalib;  Dialah kekuatan Allah dan hikmat Allah.

Bacaan Injil   Mrk 16:15-20
Pada suatu hari  Yesus yang bangkit dari antara orang mati
menampakkan diri kepada kesebelas murid,  dan berkata kepada mereka,
“Pergilah ke seluruh dunia,  beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan,  tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: Mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular,  dan sekalipun minum racun maut,  mereka tidak akan mendapat celaka;  mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”  Sesudah berbicara demikian kepada mereka,  terangkatlah Tuhan Yesus ke surga,  lalu duduk di sebelah kanan Allah.  Maka pergilah para murid memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu  dengan tanda-tanda yang menyertainya.
Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan.

Garis hidup seseorang terkadang berubah drastis dan tiba tiba, Tanpa diduga seseorang mendapat hadiah mobil mewah dari bank. Padahal itulah satu satunya yang saldo uangnya tidak banyak. Atau seorang gadis yang sudah lama menjomblo tiba tiba ketemu teman SMP di pasar malam, lalu mereka jadian begitu saja, Dalam hitungan bulan mereka sudah menikah. Kita pun kadang mengalami ketika menjalani tugas harian dengan tenang tenang, tiba tiba memperoleh tugas baru dari atasan untuk keluar pulau.

Hari ini kita merayakan pesta pertobatan Santo Paulus. Pertobatan Paulus juga terjadi dengan tiba tiba. Ketika Paulus berangkat ke kota Damsyik, yang ada dikepalanya Cuma mau mengejar ngejar para murid Tuhan Yesus Kristus, Tetapi peristiwa pertemuannya dengan Tuhan Yesus mengubah segala galanya. Kejadiannya juga sangat tiba tiba, tanpa introduksi dan tanpa pengantar. Untuk peristiwa rohani yang dahsyat seperti itu, Paulus sepertinya juga tidak mengadakan persiapan khusus, misalnya retret. Inisiatif, atau pemprakarsa yang mengubah hidup dan agenda serta acara hidup Paulus , sama sekali hanyalah Tuhan sendiri. Tuhanlah yang menghendaki perubahan nasib dan hidup Paulus karena Tuhan telah menentukan menjadi “alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa bangsa lain”

Butir permenungan.

Paulus disadarkan bahwa ia dapat menjadi Rasul Tuhan Yesus Kristus sama sekali bukan karena jasanya atau karena ia telah melakukan persiapan ini atau itu . Ia menjadi Rasul Tuhan Yesus melulu karena kasih karunia dan kemurahan Tuhan, agar dia pun nantinya penuh belas kasih dan murah hati saat menjadi pewarta Injil. Bukankah kita juga dipilih menjadi murid murid Tuhan Yesus Kristus  menjadi Imam, bruder, suster, prodiakon atau lektor, pengurus dewan paroki, atau pamong lingkungan bukan karena jasa dan kehebatan kita, melainkan melulu karena kasih karunia dan kemurahan Tuhan? Oleh karena itulah kita mesti melayani umat dengan murah hati dan penuh kebaikan, bukan jual mahal apalagi pasang tarif.

Doa.

Ya Tuhan , berilah kesadaran kepada umat-Mu yang telah Kau pilih, agar mereka dengan murah hati dan penuh kebaikan melayani umat-Mu. Amin.

Kami memberitakan Kristus yang tersalib;  Dialah kekuatan Allah dan hikmat Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *