Renungan Harian Katolik Sabtu 9 Mei 2020

1,305 views

Renungan Harian Katolik Kalender Liturgi  Sabtu 9 Mei 2020
Warna Liturgi: Putih

Bacaan I  Kis 13:44-52
Waktu Paulus berada di Antiokhia di Pisidia pada hari Sabat datanglah hampir seluruh warga kota, berkumpul di rumah ibadat Yahudi  untuk mendengar firman Allah. Akan tetapi, ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu, penuhlah mereka dengan iri hati,  dan sambil menghujat  mereka membantah apa yang dikatakan oleh Paulus.  Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata,  “Memang kepada kamulah  firman Allah harus diberitakan lebih dahulu!  Tetapi kamu menolaknya,  dan menganggap dirimu  tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal.  Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain. Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami:  Aku telah menentukan engkau  menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau membawa keselamatan sampai ke ujung bumi.”  Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah,  dan mereka memuliakan firman Tuhan.  Dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya.  Lalu firman Tuhan disiarkan di seluruh daerah itu.  Tetapi orang-orang Yahudi menghasut perempuan – perempuan terkemuka yang takut akan Allah, dan pembesar-pembesar di kota Antiokhia itu. Begitulah mereka  menimbulkan penganiayaan atas Paulus dan Barnabas,  dan mengusir mereka dari daerah itu.  Akan tetapi Paulus dan Barnabas mengebaskan debu kaki mereka  sebagai peringatan bagi orang-orang itu,  lalu pergi ke Ikonium.  Dan murid-murid di Antiokhia penuh dengan sukacita dan dengan Roh Kudus.
Demikianlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan  Mzm 98:1.2-3b.3c-4
Segala ujung bumi telah melihat keselamatan  yang datang dari Allah kita.
*Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan,  sebab Ia telah melakukan karya-karya yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan oleh tangan kanan-Nya,
oleh lengan-Nya yang kudus.
*Tuhan telah memperkenalkan keselamatan yang datang dari pada-Nya,
Ia telah menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa. Ia ingat akan kasih dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel.
*Segala ujung bumi telah melihat keselamatan  yang datang dari Allah kita. Bersorak-soraklah bagi Tuhan, hai seluruh bumi, bergembiralah, dan bermazmurlah!

Bait Pengantar Injil  Yoh 8:31b-32
Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku,  kamu benar-benar murid-Ku,
dan kamu akan mengetahui kebenaran, sabda Tuhan.

Bacaan Injil  Yoh 14:7-14
Dalam amanat perpisahan-Nya  Yesus berkata kepada murid-murid-Nya,  “Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku.  Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.”
Kata Filipus kepada-Nya,  “Tuhan, tunjukkanlah Bapa kepada kami,
dan itu sudah cukup bagi kami.”  Kata Yesus kepadanya,  “Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku?   Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku?  Apa yang Aku katakan kepadamu,  tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku,  Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.  Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya,  percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.  Aku berkata kepadamu;  Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku,  ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan,  bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu.  Sebab Aku pergi kepada Bapa;  dan apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya,  supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.  Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku,
Aku akan melakukannya.”
Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan

Dalam perjamuan malam terakhir menjelang sengsara dan wafat-Nya  dikayu salib, kepada para murid-Nya Yesus tegaskan bahwa kepergian-Nya tidak akan membuat pekerjaan pekerjaan-Nya terhenti. Semua yang Ia lakukan adalah kehendak Bapa. Karena itu, Bapa sendirilah yang akan menjamin kesinambungan pekerjaan pekerjaan itu, yakni dengan mengutus murid murid Yesus. Melalui mereka , misi pewartaan Injil akan terus berlanjut.  Percaya, tetap percaya, dan percaya terus kepada Tuhan , itulah harapan Yesus kepada para murid-Nya. Jangan gelisah, apalagi takut. Mereka mesti percaya kepada Yesus, juga kepada Bapa-Nya di Surga. Siapa yang percaya pasti akan sanggup melakukan pekerjaan pekerjaan besar. Pekerjaan besar yang dimaksud adalah menghadirkan Allah ditengah tengah dunia yang sering kali menolak-Nya  Kita telah menerima Sakramen Baptis, yang menjadikan kita anak anak Allah. Sakramen Krisma , yang dengannya kita diurapi Roh Kudus , pun telah kita peroleh. Setiap Minggu kita menerima Tubuh dan Darah Kristus dalam Sakramen Mahakudus Banyak dari antara kita juga sudah menerima sakramen sakramen lainnya. Penerimaan semua sakramen itu membuat kita berpuas diri. Tuhan telah ada dalam diri dan hidup kita. Itu sudah cukup buat kita. Namun, mengapa kita hanya berpuas diri  sebagai pihak yang selalu menerima kebaikan dan kehadiran Tuhan?  Sudah saatnya kita berpikir, bukan saja menjadi penerima, melainkan pemberi. Pekerjaan besar, sebagai pewarta Injil telah tersedia dihadapan kita. Maukah kita ambil bagian didalamnya?

Butir permenungan.

“Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku,  Aku akan melakukannya.” Joh 14:14  Anda pasti tahu dengan lagunya  Bryan Adams yang berjudul “Everything I do, I do it for you” Ya seperti itulah kira kira ungkapan hati Yesus kepada kita melalui kutipan Injil diatas. Yesus akan melakukan apapun yang kita minta, asalkan kita percaya kepada-Nya. Kita melakukan komunikasi melalui doa. Doa itu ibarat kita melakukan komunikasi melalui telephon , pastinya kita sudah mengenal orang yang akan kita hubungi dan punya no telephonnya, selain itu butuh sarana antara lain harus ada sinyal, dan ada aliran listrik {baterai) Kita berdoa , berkomunikasi dengan Yesus pastinya sudah mengenal Yesus . Dia ada dalam phonebook HP kita, kita meminta sesuatu kepada Yesus karena memiliki rasa percaya , punya iman yang mendalam dan tangguh, tak tergoyahkan seperti sinyal dan kekuatan baterai di HP kita. Ada istilah tak kenal maka tak sayang, bagaimana Yesus bisa melakukan sesuatu untuk kita jika kita tidak mengenalnya dan percaya kepada-Nya. Sudahkah kita mengenal Yesus sungguh sungguh atau kadang kita ragu dan mudah goyah? Jangan sampai Yesus terhapus dari phonebook HP kita . Kuatkan jaringan sinyal percaya dan jadi charge baterai iman setiap saat.

Doa.

Ya Tuhan Yesus yang mahabaik, sama seperti para murid, Engkau pun telah memilih kami menjadi murid murid-Mu, Jadikanlah kami pengikut pengikut yang bukan saja mau mendengarkan sabda-Mu, tetapi juga mewartakannya dalam harian hidup kami. Amin.

Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku,  kamu benar-benar murid-Ku,  dan kamu akan mengetahui kebenaran, sabda Tuhan.

2 thoughts on “Renungan Harian Katolik Sabtu 9 Mei 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *